Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Di Berita Online Tempo Dan Kompas Tentang Kasus Pencabulan Di Panti Asuhan Darussalam An’nur Tangerang

Authors

  • Liddia Hendriati Universitas Indraprasta Pgri Jakarta
  • Sri Hayati Universitas Indraprasta Pgri Jakarta
  • Yusi Sri Mulyani Universitas Indraprasta Pgri Jakarta

Keywords:

Analisis Wacana Kritis, Van Dijk, Media, pencabulan

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana kritis berita mengenai kasus pencabulan yang dilakukan oleh pengurus panti terhadap anak panti asuhan dalam dua media, Tempo dan Kompas. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Van Dijk, yang mencakup tiga dimensi: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini menyoroti bagaimana kedua media tersebut membingkai peristiwa, merepresentasikan pelaku dan korban, serta bagaimana ideologi masing-masing media mempengaruhi penyajian berita. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam penekanan narasi antara Tempo dan Kompas terkait dengan posisi korban, pelaku, serta peran institusi. Tempo lebih menunjukkan bagaimana media menjadi alat pengungkapan kekuasaan yang terstruktur, serta bagaimana bahasa dan narasi dapat digunakan untuk membongkar penyalahgunaan kekuasaan di lingkungan tertutup, sedangkan Kompas cenderung mengungkapkan bagaimana media menggunakan bahasa untuk menunjukkan ketimpangan kekuasaan, ideologi, dan ketidakadilan sosial. Artikel ini juga mencerminkan bagaimana media menjadi agen penting dalam membongkar penyalahgunaan kekuasaan, sementara peran polisi dan saksi diwakili sebagai upaya melawan ketidakadilan.

Kata Kunci : Analisis Wacana Kritis, Van Dijk, Media, dan Pencabulan

 

ABSTRACT

This study aims to analyze the critical discourse of news regarding the case of sexual abuse committed by the orphanage administrator against orphanage children in two media, Tempo and Kompas. The analysis was conducted using Van Dijk's Critical Discourse Analysis (AWK) approach, which includes three dimensions: text, social cognition, and social context. This research highlights how the two media framed the event, represented the perpetrators and victims, and how each media's ideology influenced the news presentation. The results show that there are differences in narrative emphasis between Tempo and Kompas related to the position of victims, perpetrators, and the role of institutions. Tempo shows how the media becomes a tool to reveal structured power, and how language and narrative can be used to expose the abuse of power in a closed environment, while Kompas tends to reveal how the media uses language to show power inequality, ideology, and social injustice. This article also reflects how the media becomes an important agent in exposing abuses of power, while the role of the police and witnesses are represented as efforts to fight injustice.  

Keywords: Critical Discourse Analysis, Van Dijk, Media, and Molestation

 

References

Abdul Chaer. (1994). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Eriyanto. (2001). Analisis Wacana Pengantar Analisis Media.Yogyakarta: LKiS.

Priyono, P., Muslim, I. F., & Widiyarto, S. (2022). Pemahaman Bacaan Siswa SMP

Alikhlas Melalui Literasi Baca dan Tulis. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(13), 494-498.

Purnomo, B., & Widiyarto, S. (2023). The Effectiveness of the Value Clarification

Technique in Learning History for High School Students in Bekasi. AL-ISHLAH:

Jurnal Pendidikan, 15(4), 5916-5923.

Sobur, A. (2009). Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Analisis Wacana, Analisis Semiotika, dan Analisis Framming. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Widiyarto, S. (2022). English for Economic: Text, Vocabulary, and Structure.

Widiyarto, S. (2023). Penyuluhan Metode Paikem Bahasa Inggris Pada Guru Tk Islam Ruhama Kota Bekasi. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 258-262.

Widiyarto, S. (2024). Pembelajaran Sastra Dan Budaya Melalui Buku Cerita Daerah Bagi Siswa Sekolah Dasar. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 8(1), 92-98.

Widiyarto, S., Ati, A. P., Hapsari, F., Nurisman, H., Dja'far, H. I., & Manurung, L. (2023). Sosialisasi Prinsip Kesantunan Berbahasa pada Siswa Sekolah Menengah. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 2(8).

Widiyarto, S., Juita, H. R., Saidiman, S., Subaweh, A. M., Istianingrum, R., & Fajri, K. (2024). Kajian Tradisi Lisan: Warna-Warni Kearifan Lokal Indonesia.

Widiyarto, S., Setyowati, L., Rizkiyah, N., Sandiar, L., & Sartono, L. N. (2023). Efektivitas Story Telling dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di SD Negeri 6 Kota Bekasi. Journal on Education, 5(4), 16334-16341.

https://metro.tempo.co/read/1927320/polisi-masih-buru-yandi-supriyadi-tersangkapencabulan-anak-anak-panti-asuhan-darussalam-an-nur?tracking_page_direct.

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/09/09280621/pengurus-pantiasuhan-di-tangerang-yang-perkosa-7-anak-laki-laki.

Downloads

Published

2024-11-25

How to Cite

Liddia Hendriati, Sri Hayati, & Yusi Sri Mulyani. (2024). Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Di Berita Online Tempo Dan Kompas Tentang Kasus Pencabulan Di Panti Asuhan Darussalam An’nur Tangerang . JUPENSAL : Jurnal Pendidikan Universal, 1(4), 599–608. Retrieved from https://journalwbl.com/index.php/jupensal/article/view/371

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.