Penguatan Kapasitas Refugee Melalui Pelatihan Ecoprint Berbasis Sumber Daya Alam Lokal dalam Mendukung Sustainable Livelihoods
Keywords:
refugee, ecoprint, pemberdayaan masyarakat, sustainable livelihoodAbstract
ABSTRAK
Kelompok refugee merupakan komunitas rentan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pekerjaan, pengembangan keterampilan, dan peluang ekonomi di negara penerima. Kondisi tersebut memerlukan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas individu sekaligus mendukung mata pencaharian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas refugee melalui pelatihan ecoprint berbasis sumber daya alam lokal sebagai alternatif pengembangan ekonomi kreatif yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, evaluasi, serta pameran hasil karya sebagai media diseminasi produk. Peserta berasal dari berbagai negara dengan latar belakang budaya yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengenali bahan alami serta menerapkan teknik ecoprint pada media kain. Berbagai produk, seperti kain ecoprint, tote bag, pouch, dekorasi interior, dan produk fesyen sederhana berhasil dihasilkan dan dipamerkan kepada masyarakat sebagai upaya memperkenalkan potensi produk kreatif berbasis lingkungan. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta pemahaman mengenai peluang usaha berbasis ekonomi hijau. Dengan demikian, pelatihan ecoprint yang dipadukan dengan pameran hasil karya menjadi strategi pemberdayaan yang efektif dalam memperkuat kapasitas refugee dan mendukung terwujudnya sustainable livelihoods.
Kata kunci: Refugee, Ecoprint, Pemberdayaan Masyarakat, Sustainable Livelihoods
Downloads
References
Antika, E., Wahyuni, S., & Hidayat, A. (2025). Empowering women ex migrant workers through ecoprint skills development: A human capital approach toward entrepreneurial readiness. International Journal of Studies in Social Sciences and Humanities, 2(1).
International Labour Organization. (2022). Global Employment Trends for Refugees. ILO.
International Labour Organization & United Nations High Commissioner for Refugees. (2023). ILO & UNHCR Joint Action Plan 2023–2025. ILO & UNHCR.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Statistik Ekonomi Kreatif Indonesia 2023. Kemenparekraf RI.
Pratiwi, R., & Nugroho, A. (2021). Ecoprint sebagai alternatif pengembangan produk tekstil berkelanjutan. Jurnal Desain Indonesia, 6(2), 101–112.
Rahmawati, D., & Kurniawan, F. (2024). Green fashion through ecoprint innovation using local plants. Journal of Sustainable Craft and Design, 4(1), 22–35.
United Nations High Commissioner for Refugees. (2023). Global Survey on Livelihoods and Economic Inclusion Report. UNHCR.
United Nations High Commissioner for Refugees. (2024). Livelihoods and Economic Inclusion. UNHCR.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhani Harda Setiaji, Mu’thia Mubasyira, Nur Amega Setiawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










